MACAM-MACAM

BIJI KOPI  

TERPOPULER DI DUNIA

MACAM-MACAM BIJI KOPI TERPOPULER DI DUNIA

Kopi adalah salah satu minuman kondang yang dinikmati oleh segala kalangan dan usia di berbagai belahan dunia.
Bahkan, beberapa fans kopi siap membayar sejumlah besar uang untuk memperoleh cita rasa yang unik cocok favorit mereka.

Mungkin salah satu Kita ada yang telah tau, type kopi yang paling terkenal di kalangan masyarakat adalah arabika. Karena banyak para penikmat kopi beranggap kualitas kopi arabika lebih unggul kalau dibandingkan bersama model kopi lainnya. Tapi sebenarnya masih ada banyak jenis kopi di dunia yang punya kualitas terbaik.

MACAM-MACAM

BIJI KOPI

TERPOPULER DI DUNIA

Di Mana Kopi Berasal?

MACAM-MACAM

BIJI KOPI  

TERPOPULER DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berlangsung secara tidak sengaja disaat penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga lebih-lebih sesudah matahari terbenam setelah memakan sejenis buah berry. Ia pun coba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini sesudah itu terus berkembang dan menyebar ke bermacam negara di Afrika, namun metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah lebih dari satu ratus th. sesudah itu biji kopi ini dibawa melalui Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

MACAM-MACAM

BIJI KOPI

TERPOPULER DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang jadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang kemudian dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke seluruh dunia. Bangsa Arab terasa mempopulerkan ekstrak bijinya bersama dengan cara diseduh bersama air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, terhadap tahun 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terkandung dua model kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yakni kultivar yang dibawa ke Jawa dan kemudian tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang ke dua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada waktu ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang udah dijelaskan didalam histori kopi sebelumnya, kami udah mengetahui kalau tipe kopi robusta adalah model yang paling berhasil bertahan di situasi tanah Indonesia. Bahkan, negara kita ini termasuk ke dalam penghasil kopi robusta terbesar sesudah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, jenis kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo pada th. 1898 oleh pakar botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi bermacam negara, layaknya Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya ditunaikan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul peristiwa kopi liberika atau yang memiliki nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, model satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di beberapa negara di Afrika lainnya.

Baca Juga :  INILAHPENGHASIL BIJI KOPI TERSOHOR DI DUNIA

Tanaman liberika sanggup tumbuh bersama baik di tempat tropis dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selamanya tetap bisa tumbuh dan berbuah terkecuali ditanam di ketinggian sampai 1.200 mdpl. Suhu rata-rata yang diperlukan adalah sekitar 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan model arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada model kopi yang dikategorikan didalam varietas liberika yang mulanya dianggap sebagai tipe tersendiri, yaitu excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa kemudian dianggap dan diresmikan bersama nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei pada th. 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita sudah mengetahui histori asal usul kopi di atas, agar kita mampu simpulkan benua Afrika jadi area kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai kala ini hampir tiap tiap negara Afrika sedang menanamnya. Benua ini juga 8 dari 25 eksportir kopi kondang di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya menjadi favorit terlama di kalangan penggemar kopi. Ada yang menyatakan perihal selanjutnya sebab gabungan negara ini unik antara iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang benar-benar membedakan kopi kenya bersama dengan lainnya adalah model pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menyebutkan : “Perkebunan kopi di kenya sering memakai campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan udah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara senantiasa dari tahun ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk mencegah pada beraneka jenis penyakit, bakal tetapi justru juga mendapat kelebihan bakal citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikianlah terkecuali kami membandingkan bersama dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya jadi jadi product yang relatif murah di pasarnya, sebagian besar umumnya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama dengan rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling mengagumkan dan termahal terhitung di antaranya dari Asia Tenggara, terlebih Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kita mendapatkan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari grup kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini jadi mesin mengolah massal. Para konservasionis beranggapan hal berikut dapat mengancam populasi Luwak Liar. Akan namun semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber umumnya bukti di lapangan jikalau sebagian kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama dengan foto-foto bahwa luwak ditempatkan terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mengkombinasikan bahan lainnya.

Baca Juga :  Harga cabai di Lampung Rp80.000- Rp100.000/kg

Pemerintahan Indonesia setempat sudah banyak lakukan pendampingan kepada petani kopi luwak dengan mengimbuhkan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan menjaga luwak secara baik dan menambahkan sertifikasi bagi yang telah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang jadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera menjadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sebetulnya kopi sumatera juga mempunyai banyak variasi rasa tergantung metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling kondang adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini udah banyak varian proses seperti honey, fullwashed, natural bahkan wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah cuma satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak dapat bersaing bersama Afrika, Asia atau Amerika latin dalam segi perihal kuantitasnya.

Beberapa pengagum Jawa, mutu varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan cukup tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang benar-benar baik menciptakan iklim yang sempurna, menghasilkan kopi yang smooth yang populer bersama tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain dapat didapatkan sekitar $45-$50. Untuk kala ini 80% hasil tahunan negara berikut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir tiap tiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) sepenuhnya berada di peringkat 10 negara paling atas didalam perihal produksi kopi tahunan.

Berbeda bersama Panama, yang cuma membuahkan 13 juta poun pertahun, keluar didalam dekade terakhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas keberhasilan tempat selanjutnya sanggup dikaitkan bersama dengan penemuan th. 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda mendapatkan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya sangat unik, terlalu khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi berikut didalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, artinya sesudah jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Baca Juga :  MENYELAMI NEGARA PENGHASIL KOPI DI DUNIA

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang terkenal adalah punya rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak penggemar kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan bertanya di mana daerah menanam kopi di Eropa, karena tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kita tampilkan? Anda mengetahui bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah daerah kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari kepentingan minum kopi jadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di didalam atau luar ruangan kafe sudah jadi faktor klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang mengambil alih tekanan udara bersama dengan uap terhadap th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso menjadi mengasyikkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang selagi itu masih secara tak beraturan, sesudah itu keluar beragam inovasi yang lebih banyak di semua negeri. Semangat mendalam untuk terus menyempurnakan kopi agar menghidupkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah pada mutu dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai anggota dari kehidupan tiap-tiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona bisa dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling punya nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona bisa ditelusuri ulang ke tahun 1820-an, ketika stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan dengan pagi yang terlampau cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang punya rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu tempat pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di tempat teduh terhadap ketinggian kurang lebih 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod perihal harga product kurang lebih $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi khususnya dikarenakan keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga dikarenakan ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung sementara pematangan selama musim. Banyak operasi besar di negara lain pakai cara mekanis, agar kopi mereka juga beberapa biji yang amat matang dan sebagian biji yang belum matang.”

Seperti dengan wine yang punya bervariasi rasa dan kelas, kopi juga mempunyai rasa dan kastanya masing-masing. Banyak sekali jenis kopi yang ada di dunia, tapi sayangnya nggak seluruh orang mengetahui kopi mana yang punyai kualitas baik bersama dengan rasa yang lezat. Untuk kamu para penikmat kopi, selamat mencoba kopi jelajah dunia di atas.

Sumber :

detik.com, liputan6.com, wikipedia, aklcoffee.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.