Beranda Coffee COFFEE MATES HARUS MENGENAL PERINGKAT KOPI DI DUNIA

COFFEE MATES HARUS MENGENAL PERINGKAT KOPI DI DUNIA

Berawal dari temuan orang-orang Afrika di th. 800an sebelum akan masehi, kini kopi berhasil menjadi minuman hampir seluruh orang di dunia. Tak salah sebetulnya kenapa minuman ini mampu begitu digemari. Bukan hanya karena punya rasa dan aroma yang khas, namun terhitung seribu manfaat luar biasa di baliknya. Belum kembali kopi juga punya bermacam jenis yang masing-masing punya cita rasa khasnya sendiri.

Di sini, kita akan menyaksikan sekilas sejarah dan asal usul kopi dahulu dan menjelajahi wilayah penghasil kopi paling terkemuka di dunia, Kopidunia cobalah sharing lebih dari satu varian kopi favorit yang kita dapatkan di dalam beberapa th. terakhir.

COFFEE

MATES HARUS MENGENAL PERINGKAT KOPI DI DUNIA

Asal Usul Kopi Sebagai Minuman

Asal-usul kopi setidaknya bisa ditelusuri kembali pada abad ke 10. Kopi Arabika (Coffea Arabica), ini menjadi style kopi yang dominan berasal dari hutan dataran tinggi Ethiopia Barat Daya dan Pegunungan Yaman. Di sana, tanaman kopi tumbuh bersama dengan tinggi 30-39 kaki yang berada di alam liar. Tampak tiap tiap pohonnya bunga-bunga putih seperti melati dan ceri berwarna merah hingga ungu yang berisi biji-bijian.


COFFEE 

MATES HARUS MENGENAL PERINGKAT KOPI DI DUNIA” width=”944″ height=”625″ />

Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja kala penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang selalu terjaga apalagi sesudah matahari terbenam sesudah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini kemudian konsisten berkembang dan menyebar ke beragam negara di Afrika, namun metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah sebagian ratus tahun kemudian biji kopi ini dibawa melewati Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

COFFEE

MATES HARUS MENGENAL PERINGKAT KOPI DI DUNIA, Setidaknya, ada tiga spesies yang menjadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke seluruh dunia. Bangsa Arab terasa mempopulerkan ekstrak bijinya dengan cara diseduh dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, terhadap tahun 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terkandung dua type kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yakni kultivar yang dibawa ke Jawa dan sesudah itu tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang ke dua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada pas ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut Info yang sudah dijelaskan didalam peristiwa kopi sebelumnya, kami telah memahami kalau model kopi robusta adalah model yang paling berhasil bertahan di keadaan tanah Indonesia. Bahkan, negara kita ini termasuk ke di dalam penghasil kopi robusta terbesar sesudah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, model kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo terhadap th. 1898 oleh pakar botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi berbagai negara, layaknya Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dijalankan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul peristiwa kopi liberika atau yang punyai nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, style satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di beberapa negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika dapat tumbuh bersama dengan baik di area tropis bersama ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selalu masih sanggup tumbuh dan berbuah kecuali ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu rata-rata yang diperlukan adalah sekitar 27-30°C bersama curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan type arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya hanya 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada style kopi yang dikategorikan didalam varietas liberika yang awalannya diakui sebagai tipe tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa lantas diakui dan diresmikan bersama nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei pada tahun 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita udah jelas peristiwa asal usul kopi di atas, supaya kita dapat simpulkan benua Afrika menjadi tempat kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai pas ini nyaris tiap tiap negara Afrika sedang menanamnya. Benua ini juga 8 dari 25 eksportir kopi tenar di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya menjadi favorit terlama di kalangan pecinta kopi. Ada yang menyatakan hal berikut karena paduan negara ini unik pada iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang terlampau membedakan kopi kenya bersama lainnya adalah jenis pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menyatakan : “Perkebunan kopi di kenya kerap memakai campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan sudah terbukti menghasilkan kopi yang luar biasa secara selamanya dari th. ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk mencegah terhadap beraneka type penyakit, dapat tapi justru juga mendapat kelebihan akan citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian jika kita membandingkan bersama Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya malah jadi product yang relatif murah di pasarnya, sebagian besar biasanya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama rentang harga kurang dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling menakjubkan dan termahal terhitung di antaranya dari Asia Tenggara, terutama Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kita menemukan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari group kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini jadi mesin memproses massal. Para konservasionis beranggapan hal tersebut bisa mengancam populasi Luwak Liar. Akan tapi semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber umumnya bukti di lapangan jikalau beberapa kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama foto-foto bahwa luwak ditempatkan pada kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mengkombinasikan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat udah banyak laksanakan pendampingan kepada petani kopi luwak dengan beri tambahan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan menjaga luwak secara baik dan memberikan sertifikasi bagi yang telah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang jadi fenomenal dunia, kopi terbaik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sesungguhnya kopi sumatera juga memiliki banyak variasi rasa terkait metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling kondang adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini telah banyak varian proses seperti honey, fullwashed, natural apalagi wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah salah satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi teratas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak bisa berkompetisi dengan Afrika, Asia atau Amerika latin dalam aspek hal kuantitasnya.

Beberapa fans Jawa, mutu varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur udara dingin, curah hujan cukup tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang benar-benar baik menciptakan iklim yang sempurna, membuahkan kopi yang smooth yang tenar dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain sanggup didapatkan kurang lebih $45-$50. Untuk pas ini 80% hasil tahunan negara berikut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir tiap tiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seluruhnya berada di peringkat 10 negara paling atas didalam hal memproses kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang cuma menghasilkan 13 juta poun pertahun, keluar didalam dekade paling akhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas kesuksesan tempat selanjutnya dapat dikaitkan bersama dengan penemuan th. 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut bersama dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda mendapatkan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya benar-benar unik, terlalu khas floral, supaya mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi selanjutnya didalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, bermakna sesudah jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang tenar adalah miliki rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak fans kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan bertanya di mana area menanam kopi di Eropa, sebab tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kami tampilkan? Anda memahami bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah daerah kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi menjadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di didalam atau luar ruangan kafe sudah menjadi faktor klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang mengambil alih tekanan hawa bersama dengan uap terhadap th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso jadi mengasyikkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang pas itu masih secara tak beraturan, sesudah itu terlihat beraneka inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk terus menyempurnakan kopi sehingga membangkitkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah pada kualitas dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan tiap-tiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona dapat dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling punya nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona mampu ditelusuri kembali ke th. 1820-an, ketika stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama dengan pagi yang amat cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang punya rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu area pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di daerah teduh terhadap ketinggian sekitar 1900 kaki di atas permukaan laut, dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod perihal harga produk kira-kira $33 per pon.

“Kopi Kona membuahkan harga yang lebih tinggi khususnya sebab keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga karena ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung waktu pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain mengfungsikan cara mekanis, agar kopi mereka termasuk lebih dari satu biji yang terlalu masak dan sebagian biji yang belum matang.”

Yak, itu dia
COFFEE

MATES HARUS MENGENAL PERINGKAT KOPI DI DUNIA. Bagaimana, sudah memahami kamu biasanya minum yang mana? Berniat mencoba memproduksi kopi sendiri?

Sumber :

kopidi.com, wikipedia, davidsbeenhere.com, coffeereview.com

Baca Juga :  KBRI Bratislava jembatani pengusaha Slowakia dan Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Must Read

COFFEE MATES HARUS MENGETAHUI PETA KOPI DUNIA

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri dikala Anda sanggup menikmati seduhan kopi dari bervariasi biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan...

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19

17.457 pasien RSD Wisma Atlet sembuh dari COVID-19 Jakarta (ANTARA) - Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga...

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya

Tim Swab Hunter sasar tempat nongkrong anak muda di Surabaya Surabaya (ANTARA) - Tim Swab Hunter menyasar pelanggar protokol kesehatan khususnya di tempat nongkrong...

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran

Dinas Sosial Lombok Utara salurkan bantuan untuk korban kebakaran Mataram (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara...

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak

Komik "One Piece" dihentikan sementara karena "mangaka" sakit mendadak Oda-sensei saat ini sedang dalam pemulihan, dan manga tersebut akan kembali dalam edisi ke-46 dari...
Baca Juga :  KBRI Bratislava jembatani pengusaha Slowakia dan Indonesia