DI MANA SAJA BIJI KOPI YANG TERMAHAL DI DUNIA

0
93

Bicara soal kopi, minuman kafein ini menjadi salah satu sumber ide banyak orang. Seolah-olah kopi miliki kebolehan magis yang memicu kita menjadi lebih tenang, santai, dan penuh ide. Gak heran kalau kopi dapat menyebabkan orang kecanduan, kamu kah salah satunya?

Mungkin diantara Kita ada yang udah tau, model kopi yang paling kondang di kalangan penduduk adalah arabika. Karena banyak para penikmat kopi berpikiran mutu kopi arabika lebih unggul kalau dibandingkan bersama dengan type kopi lainnya. Tapi sebetulnya tetap ada banyak jenis kopi di dunia yang punyai mutu terbaik.

DI MANA SAJA

BIJI KOPI

YANG TERMAHAL DI DUNIA

Sejarah Kopi Memiliki Cerita Panjang

Asal-usul kopi setidaknya bisa ditelusuri ulang terhadap abad ke 10. Kopi Arabika (Coffea Arabica), ini menjadi type kopi yang dominan berasal dari hutan dataran tinggi Ethiopia Barat Daya dan Pegunungan Yaman. Di sana, tanaman kopi tumbuh dengan tinggi 30-39 kaki yang berada di alam liar. Tampak tiap-tiap pohonnya bunga-bunga putih seperti melati dan ceri berwarna merah sampai ungu yang berisi biji-bijian.

DI MANA SAJA

BIJI KOPI 

YANG TERMAHAL DI DUNIA

” width=”944″ height=”625″ />

Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja disaat penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang selalu terjaga apalagi sehabis matahari terbenam sesudah memakan sejenis buah berry. Ia pun coba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini sesudah itu tetap berkembang dan menyebar ke beraneka negara di Afrika, tapi metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional. Barulah beberapa ratus tahun kemudian biji kopi ini dibawa lewat Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

DI MANA SAJA

BIJI KOPI

YANG TERMAHAL DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang jadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke seluruh dunia. Bangsa Arab mulai mempopulerkan ekstrak bijinya dengan cara diseduh bersama air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, pada tahun 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terkandung dua type kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan sesudah itu tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang ke-2 adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada pas ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut Info yang udah dijelaskan didalam peristiwa kopi sebelumnya, kita udah mengetahui kalau type kopi robusta adalah style yang paling sukses bertahan di kondisi tanah Indonesia. Bahkan, negara kami ini juga ke didalam penghasil kopi robusta terbesar sehabis Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, model kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898 oleh ahli botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi berbagai negara, layaknya Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya ditunaikan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul peristiwa kopi liberika atau yang punyai nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, jenis satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di lebih dari satu negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika mampu tumbuh dengan baik di tempat tropis dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selamanya masih mampu tumbuh dan berbuah jikalau ditanam di ketinggian sampai 1.200 mdpl. Suhu rata-rata yang dibutuhkan adalah kurang lebih 27-30°C bersama curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan type arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada jenis kopi yang dikategorikan di dalam varietas liberika yang awalannya dianggap sebagai type tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa lantas dianggap dan diresmikan bersama dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap th. 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita sudah menyadari sejarah asal usul kopi di atas, supaya kita dapat simpulkan benua Afrika menjadi tempat kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai saat ini nyaris tiap tiap negara Afrika sedang menanamnya. Benua ini juga 8 dari 25 eksportir kopi populer di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya jadi favorit terlama di kalangan pengagum kopi. Ada yang menjelaskan perihal berikut dikarenakan kombinasi negara ini unik pada iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang amat membedakan kopi kenya bersama lainnya adalah style pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor mengatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering memanfaatkan campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan udah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara selamanya dari th. ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menghambat pada beraneka jenis penyakit, dapat namun justru juga mendapat berlebihan bakal citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian jikalau kita membandingkan dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya malah menjadi produk yang relatif tidak mahal di pasarnya, lebih dari satu besar umumnya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling menakjubkan dan termahal termasuk di antaranya dari Asia Tenggara, terutama Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kita mendapatkan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari grup kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini menjadi mesin memproses massal. Para konservasionis beranggapan perihal selanjutnya sanggup mengancam populasi Luwak Liar. Akan tetapi semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber biasanya bukti di lapangan kalau lebih dari satu kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan dengan foto-foto bahwa luwak ditempatkan terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mengkombinasikan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat udah banyak jalankan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama dengan memberikan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan melindungi luwak secara baik dan memberikan sertifikasi bagi yang telah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi terbaik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera menjadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sesungguhnya kopi sumatera juga punya banyak variasi rasa terkait metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling terkenal adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini telah banyak varian sistem seperti honey, fullwashed, natural lebih-lebih wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah cuma satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak dapat beradu dengan Afrika, Asia atau Amerika latin didalam aspek hal kuantitasnya.

Beberapa pengagum Jawa, mutu varietas kopi Karibia menjadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur udara dingin, curah hujan lumayan tinggi, tanah yang subur serta drainase yang amat baik menciptakan iklim yang sempurna, membuahkan kopi yang smooth yang populer dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain sanggup didapatkan kira-kira $45-$50. Untuk sementara ini 80% hasil tahunan negara selanjutnya dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir tiap tiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seluruhnya berada di peringkat 10 negara teratas dalam hal memproduksi kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang cuma membuahkan 13 juta poun pertahun, muncul di dalam dekade paling akhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas kesuksesan area tersebut mampu dikaitkan dengan penemuan th. 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut bersama Geisha.

Hacienda La Esmeralda mendapatkan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka segera memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya sangat unik, terlalu khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi berikut dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, bermakna setelah menjadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang tenar adalah memiliki rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak pengagum kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan tanya di mana tempat menanam kopi di Eropa, gara-gara tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kita tampilkan? Anda paham bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah area kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari kepentingan minum kopi jadi sebuah proses membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di didalam atau luar ruangan kafe telah menjadi faktor klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang mengambil alih tekanan udara bersama dengan uap pada tahun 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso jadi mengasyikkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang pas itu masih secara tak beraturan, kemudian muncul bermacam inovasi yang lebih banyak di semua negeri. Semangat mendalam untuk konsisten menyempurnakan kopi sehingga membangkitkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah pada mutu dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan tiap-tiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona dapat dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling punya nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona sanggup ditelusuri ulang ke tahun 1820-an, disaat stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama pagi yang terlampau cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang memiliki rasa yang tidak layaknya yang lain.

Salah satu tempat pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di daerah teduh terhadap ketinggian lebih kurang 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod mengenai harga product sekitar $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi terutama karena keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga gara-gara ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung pas pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain memanfaatkan langkah mekanis, supaya kopi mereka juga sebagian biji yang benar-benar matang dan sebagian biji yang belum matang.”

Yak, itu dia DI MANA SAJA

BIJI KOPI

YANG TERMAHAL DI DUNIA

. Bagaimana, sudah jelas kamu biasanya minum yang mana? Berniat coba memproses kopi sendiri?

Sumber :

Dari Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.