CATATAN PERSEBARAN KOPI DI DUNIA

0
98

Tahukah Anda Jenis-jenis Kopi paling baik dunia, diantaranya ada di Indonesia, tanah air selain kaya dapat rempah-rempah, Indonesia juga kaya dapat beragam kopi nikmat yang mendunia. Bagi Anda para penikmat dan pengagum kopi tentu telah tidak asing lagi bersama dengan berbagai macam tipe kopi.
Bahkan Indonesia sendiri menjadi salah satu negara penghasil biji kopi bersama dengan kualitas paling baik di dunia. Jadi kenikmatannya juga dianggap tidak hanya di di dalam negeri, namun terhitung di luar negeri.

Sebelum kita menelusuri aneka kopi di dunia, ada baiknya kita mundur lagi ke belakang tentang bagaimana histori kopi dimulai. Ada sebuah perjalanan panjang yang layak kami ketahui, Jauh dari sekitar 3000 tahun yang lalu.

CATATAN

PERSEBARAN KOPI DI DUNIA

Di Mana Kopi Berasal?




CATATAN

PERSEBARAN KOPI DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berlangsung secara tidak sengaja ketika penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang selamanya terjaga bahkan sesudah matahari terbenam sehabis memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini lantas terus berkembang dan menyebar ke beraneka negara di Afrika, tetapi metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah lebih dari satu ratus th. kemudian biji kopi ini dibawa lewat Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

CATATAN

PERSEBARAN KOPI DI DUNIA, Setidaknya, ada tiga spesies yang menjadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya sampai ke seluruh dunia. Bangsa Arab menjadi mempopulerkan ekstrak bijinya dengan langkah diseduh bersama dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, pada tahun 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terkandung dua type kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan kemudian tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang ke-2 adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada pas ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang telah dijelaskan dalam peristiwa kopi sebelumnya, kita udah menyadari kalau style kopi robusta adalah jenis yang paling sukses bertahan di kondisi tanah Indonesia. Bahkan, negara kita ini terhitung ke di dalam penghasil kopi robusta terbesar setelah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, jenis kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo terhadap th. 1898 oleh pakar botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi bermacam negara, seperti Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dilakukan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul sejarah kopi liberika atau yang punya nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, type satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di sebagian negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika dapat tumbuh bersama baik di area tropis bersama dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, senantiasa masih dapat tumbuh dan berbuah kecuali ditanam di ketinggian sampai 1.200 mdpl. Suhu umumnya yang diperlukan adalah sekitar 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan jenis arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya hanya 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada tipe kopi yang dikategorikan dalam varietas liberika yang mulanya dianggap sebagai type tersendiri, yaitu excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa sesudah itu dianggap dan diresmikan dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei pada tahun 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita udah mengerti peristiwa asal usul kopi di atas, supaya kita bisa simpulkan benua Afrika jadi daerah kelahiran kopi. Sehingga tidak heran hingga pas ini hampir tiap tiap negara Afrika tengah menanamnya. Benua ini termasuk 8 dari 25 eksportir kopi tenar di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya jadi favorit terlama di kalangan fans kopi. Ada yang menjelaskan perihal selanjutnya gara-gara paduan negara ini unik antara iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang sangat membedakan kopi kenya bersama lainnya adalah model pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menyatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering memakai campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan sudah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara tetap dari tahun ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menghambat pada berbagai jenis penyakit, bakal tapi justru juga mendapat kelebihan bakal citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian kecuali kami memperbandingkan dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya malah menjadi product yang relatif murah di pasarnya, lebih dari satu besar biasanya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama dengan rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling fantastis dan termahal juga di antaranya dari Asia Tenggara, terlebih Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kami mendapatkan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari grup kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini jadi mesin memproduksi massal. Para konservasionis beranggapan perihal selanjutnya dapat mengancam populasi Luwak Liar. Akan tapi semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber biasanya bukti di lapangan terkecuali lebih dari satu kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama foto-foto bahwa luwak ditaruh terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mencampurkan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat sudah banyak lakukan pendampingan kepada petani kopi luwak dengan menambahkan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan melindungi luwak secara baik dan mengimbuhkan sertifikasi bagi yang sudah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sebenarnya kopi sumatera juga mempunyai banyak variasi rasa terkait metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling kondang adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini telah banyak varian sistem seperti honey, fullwashed, natural lebih-lebih wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah cuma satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi teratas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak sanggup beradu bersama dengan Afrika, Asia atau Amerika latin di dalam segi hal kuantitasnya.

Beberapa pecinta Jawa, mutu varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur udara dingin, curah hujan memadai tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang sangat baik menciptakan iklim yang sempurna, membuahkan kopi yang smooth yang terkenal bersama dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain dapat didapatkan kira-kira $45-$50. Untuk saat ini 80% hasil tahunan negara berikut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir setiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seluruhnya berada di peringkat 10 negara paling atas dalam perihal mengolah kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang cuma membuahkan 13 juta poun pertahun, nampak dalam dekade terakhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas kesuksesan daerah selanjutnya sanggup dikaitkan dengan penemuan th. 2004 yakni varietas yang disebut-sebut bersama dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda mendapatkan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya terlampau unik, sangat khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi tersebut dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, bermakna sesudah jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang populer adalah mempunyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak pecinta kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan bertanya di mana area menanam kopi di Eropa, karena tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kami tampilkan? Anda sadar bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah area kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi menjadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di dalam atau luar ruangan kafe telah jadi segi klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang mengambil alih tekanan hawa dengan uap pada tahun 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso menjadi menyenangkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang selagi itu masih secara tak beraturan, sesudah itu muncul beraneka inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk terus menyempurnakan kopi sehingga memunculkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah pada mutu dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan setiap orang sepanjang hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona bisa dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling berharga di dunia.

Asal usul kopi Kona dapat ditelusuri ulang ke th. 1820-an, ketika stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan dengan pagi yang amat cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang punya rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu area pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di daerah teduh pada ketinggian lebih kurang 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod perihal harga product sekitar $33 per pon.

“Kopi Kona membuahkan harga yang lebih tinggi terutama dikarenakan keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga gara-gara ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung waktu pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain pakai langkah mekanis, sehingga kopi mereka termasuk beberapa biji yang sangat matang dan sebagian biji yang belum matang.”

Cita rasa yang khas dan berkelanjutan jadi energi tarik utama seorang memilih menikati kopi, meskipun dengan harga super mahal. Apakah kamu berani cobalah mencicipi salah satunya di atas?

Sumber :

kopidi.com, wikipedia, davidsbeenhere.com, coffeereview.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.