CATATAN TERBARU NEGARA PENGHASIL BIJI KOPI TERBESAR DI DUNIA

0
92

Bicara mengenai kopi, minuman ini tetap mampu menghadirkan melankoli tersendiri bagi siapa saja, khususnya bagi para pengagum puisi dan diksi. Kopi seolah miliki sihir tersendiri untuk membangkitkan beragam gagasan kreatif dan inspirasi. Itulah mengapa nggak heran kalau hingga kini banyak orang jadi pecandu kopi.

Mungkin di antara Kita ada yang udah tau, style kopi yang paling populer di kalangan masyarakat adalah arabika. Karena banyak para penikmat kopi beranggap mutu kopi arabika lebih unggul kalau dibandingkan dengan style kopi lainnya. Tapi sebenarnya tetap ada banyak tipe kopi di dunia yang punya mutu terbaik.

CATATAN TERBARU

NEGARA PENGHASIL

BIJI KOPI TERBESAR DI DUNIA

Sejarah Kopi Memiliki Cerita Panjang

CATATAN TERBARU

NEGARA PENGHASIL 

BIJI KOPI TERBESAR DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja kala penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga lebih-lebih setelah matahari terbenam setelah memakan sejenis buah berry. Ia pun coba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini lantas konsisten berkembang dan menyebar ke beraneka negara di Afrika, namun metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional. Barulah lebih dari satu ratus tahun sesudah itu biji kopi ini dibawa lewat Laut Merah dan tiba di Negara Arab dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

CATATAN TERBARU

NEGARA PENGHASIL

BIJI KOPI TERBESAR DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang menjadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke seluruh dunia. Bangsa Arab menjadi mempopulerkan ekstrak bijinya bersama dengan langkah diseduh bersama dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, pada tahun 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terkandung dua jenis kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yakni kultivar yang dibawa ke Jawa dan lantas tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang kedua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada kala ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut Info yang udah dijelaskan dalam peristiwa kopi sebelumnya, kami telah sadar kalau type kopi robusta adalah style yang paling berhasil bertahan di suasana tanah Indonesia. Bahkan, negara kami ini termasuk ke didalam penghasil kopi robusta terbesar sehabis Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, type kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo pada th. 1898 oleh pakar botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi beraneka negara, seperti Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dijalankan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul histori kopi liberika atau yang punyai nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, jenis satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di beberapa negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika sanggup tumbuh bersama dengan baik di daerah tropis bersama ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, senantiasa masih mampu tumbuh dan berbuah terkecuali ditanam di ketinggian sampai 1.200 mdpl. Suhu umumnya yang diperlukan adalah lebih kurang 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan style arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya hanya 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada tipe kopi yang dikategorikan di dalam varietas liberika yang awalannya dianggap sebagai style tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa lantas diakui dan diresmikan dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap th. 2006.

CATATAN TERBARU

NEGARA PENGHASIL

BIJI KOPI TERBESAR DI DUNIA

, Berikut 10 Kopi Termahal Di dunia!

1. Finca El Injerto Coffee (Harga: Rp6,75 juta/500 gram)

Kopi ini terlalu mahal karena terbuat dari kacang kecil, dan langka. Biji-bijian dicuci di dalam satu saluran dan lantas dipecahkan dua kali untuk tingkatkan kualitas. Meskipun harganya terlampau mahal, banyak pecandu kopi di semua dunia masih mencobanya setidaknya sekali.

2. Los Planes Coffee

(harga: Rp540.000/500 gram)

Dibudidayakan oleh keluarga Sergio Ticas Yeyes di sebuah peternakan di El Salvador, Finca, Los Planes juga merupakan kopi yang perlu Anda coba setidaknya sekali. Pada th. 2006 dan 2011 terhadap Cup of Excellence, kopi unik ini sukses mendapatkan area ke-2 dan keenam.
3. Starbucks Quadriginoctuple Frap Coffee (harga: Rp638.550/gelas)
Ini adalah kopi Starbuck termahal yang dulu ditawarkan. Alasan mengapa terlalu mahal adalah sebab diproduksi cuma dalam kuantitas terbatas dan punya banyak bahan beraroma seperti, 48 mocha frappuccino bersama dengan es krim karamel, keping vanila, stroberi, dua pisang, bubuk protein, blues karamel, bubuk matcha, dan rempah labu.

Jika Anda idamkan nikmati kopi yang enak bersama cita rasa dunia dan pada selagi yang serupa terasa bersemangat maka minuman ini adalah pilihan yang pas untuk Anda.

4. Luwak Coffee (Harga: Rp2,16 juta / 500 gram)

Kopi ini terbuat dari Musang di Indonesia. Hewan-hewan ini konsumsi biji kopi dan sepanjang sistem pencernaan, mereka difermentasi. Biji kopi lantas disimpan di kotoran mereka dan dari sana mereka dikumpulkan dan diproses. Kopi ini mendapatkan rasa yang unik dan luar biasa karena enzim yang disekresikan oleh musang ini sepanjang proses pencernaan mereka. Ini juga mengapa kopi ini disebut kopi luwak.

5. Saint Helena Coffee

(harga: Rp1,06 juta / 500 gram)
Kopi ini ditanam di Pulau St. Helena dan Napoleon Bonaparte sendiri adalah pengagum beratnya. Sejak itu kopi brand ini terlampau populer. Pulau St. Helena terletak kurang lebih 1.200 mil jauhnya dari pantai barat Afrika, di pusat Samudera Atlantik. Inilah sebabnya biaya transportasi amat tinggi dan ini secara alami juga memengaruhi label harganya.

Namun, mereka yang mencintai merk ini wajib siap untuk membayar harga tinggi layaknya minumannya dikarenakan tawarkan rasa karamel yang indah, memiliki kualitas tinggi, bersama sentuhan jeruk yang ringan.

6. Jamaica Blue Mountain Coffee (Harga Lebih dari Rp675.000 / 500 gram)

Kopi ini ditanam pada ketinggian kira-kira 5.000 kaki di pegunungan Blue Jamaika. Daerah ini senantiasa diguyur hujan deras dan dengan demikianlah miliki pasokan airnya cukup. Setelah biji kopi diambil, mereka diproses langsung, dan kemudian dikirim ke daerah lain.
Kopi ini gampang dan tidak sepahit umumnya merek lainnya. Sangat kondang di Jepang yang merupakan salah satu pengimpor terbesar kopi ini.

7. Hacienda La Esmeralda Coffee

(Harga: Rp4,72 juta / 500 gram)

Hacienda La Esmeralda sudah menjadi pemenang banyak penghargaan daerah pertama di dalam beragam kompetisi kopi dalam sebagian th. terakhir. Itu ditanam di Panama di segi gunung. Baru di bawah naungan pohon jambu biji. Kopi ini terlampau kaya rasa dan memiliki rasa yang luar biasa dan seluruh pengagum kopi wajib mencobanya setidaknya sekali didalam hidup mereka untuk menikmati pengalaman yang tidak dulu terlupakan.

8. Fazenda Santa Ines Coffee

(Harga: Rp675.000/500 gram)

Alasan mengapa kopi ini terlampau berbeda dan harganya mahal adalah sebab menawarkan rasa manis dan buah. Kopi ini tumbuh di Brasil dekat dengan Pegunungan Mantiquera. Dan, itu sudah diproduksi selama lebih dari seratus tahun. Banyak orang di seluruh dunia menghendaki kopi unik ini dan mereka tertarik gara-gara bahan-bahannya juga buah-buahan yang lezat di dalamnya.

9. Black Ivory Coffee

(Harga: lebih dari Rp6,75 juta/ 500 gram)

The Black Ivory Coffee Company yang berasal dari Thailand, membuat kopi ini pakai biji Arabika. Cukup layaknya kopi luwak, ini dibikin oleh gajah yang memakan kacang Arabika. Asam lambung gajah memecah protein kacang dan tawarkan rasa yang kaya untuk minuman.
Kopi ini terlampau mahal dan langka karena hanya sejumlah kecil biji kopi yang tersedia didalam satu waktu. Jika Anda idamkan coba kopi yang unik tapi lezat ini, setidaknya sekali, Anda wajib siap untuk membayar Rp675.000 per gelas.

10. Hawaiian Kona Coffee

(Harga: Rp459.000/500 gram)

Kopi ini tawarkan rasa yang unik dan luar biasa. Ini diakui sebagai salah satu kopi termahal di dunia, gara-gara biji yang terlampau langka udah digunakan untuk membawa dampak variasi rasa kopi ini.
Selain itu, kopi ini juga kekurangan pasokan dan inilah mengapa sebagian besar penjaja tawarkan campuran yang cuma mencakup 10% kopi Kona dan 90% dari sebagian varietas murah. Jika Anda ingin nikmati rasa kopi Hawaii asli, maka Anda kudu menegaskan membeli kopi Kona 100%.

Cita rasa yang khas dan konsisten menjadi daya tarik utama seorang pilih menikati kopi, walaupun bersama harga super mahal. Apakah anda berani coba mencicipi salah satunya di atas?

Sumber :

kopidi.com, wikipedia, davidsbeenhere.com, coffeereview.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.