DI MANA SAJA MEREK KOPI TERPOPULER DI DUNIA

0
82

Kopi udah jadi minuman favorit bagi banyak warga dunia. DI MANA SAJA

MEREK KOPI TERPOPULER DI DUNIA

Bahkan, meminum kopi kini sudah menjadi type hidup tersendiri. Lalu, bagaimana awal mula kopi dapat menjadi minuman yang mendunia? Menurut legenda, kopi ditemukan di Abyssinia, Ethiopia, pada perubahan abad IX.

Mungkin di antara Kita ada yang sudah tau, jenis kopi yang paling tenar di kalangan masyarakat adalah arabika. Karena banyak para penikmat kopi berasumsi kualitas kopi arabika lebih unggul kalau dibandingkan dengan type kopi lainnya. Tapi sebetulnya tetap ada banyak tipe kopi di dunia yang mempunyai kualitas terbaik.

DI MANA SAJA

MEREK KOPI TERPOPULER DI DUNIA

Asal Usul Kopi Sebagai Minuman

DI MANA SAJA

MEREK KOPI TERPOPULER DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berjalan secara tidak sengaja kala penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga lebih-lebih sehabis matahari terbenam setelah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini sesudah itu terus berkembang dan menyebar ke berbagai negara di Afrika, tetapi metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional. Barulah sebagian ratus th. kemudian biji kopi ini dibawa melalui Laut Merah dan tiba di Negara Arab dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

DI MANA SAJA

MEREK KOPI TERPOPULER DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang menjadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak terlepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke seluruh dunia. Bangsa Arab menjadi mempopulerkan ekstrak bijinya dengan cara diseduh bersama air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, pada tahun 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua type kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan sesudah itu tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang kedua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada selagi ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang telah dijelaskan dalam histori kopi sebelumnya, kami sudah paham kalau jenis kopi robusta adalah tipe yang paling sukses bertahan di keadaan tanah Indonesia. Bahkan, negara kami ini terhitung ke di dalam penghasil kopi robusta terbesar setelah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, tipe kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898 oleh ahli botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi bermacam negara, layaknya Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya ditunaikan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul sejarah kopi liberika atau yang mempunyai nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, style satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di sebagian negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika bisa tumbuh dengan baik di daerah tropis bersama ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selalu masih sanggup tumbuh dan berbuah jika ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu kebanyakan yang diperlukan adalah sekitar 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan type arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada tipe kopi yang dikategorikan didalam varietas liberika yang mulanya diakui sebagai style tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa sesudah itu diakui dan diresmikan dengan nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei pada th. 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita sudah sadar peristiwa asal usul kopi di atas, sehingga kami sanggup simpulkan benua Afrika menjadi area kelahiran kopi. Sehingga tidak heran hingga pas ini nyaris tiap tiap negara Afrika tengah menanamnya. Benua ini terhitung 8 dari 25 eksportir kopi kondang di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya menjadi favorit terlama di kalangan penggemar kopi. Ada yang menyebutkan perihal berikut sebab kombinasi negara ini unik antara iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang benar-benar membedakan kopi kenya bersama lainnya adalah style pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor mengatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering memakai campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan telah terbukti menghasilkan kopi yang luar biasa secara selamanya dari th. ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menahan pada beraneka style penyakit, bakal tapi justru juga mendapat berlebihan bakal citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikianlah jikalau kami memperbandingkan bersama dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya tambah menjadi product yang relatif tidak mahal di pasarnya, lebih dari satu besar rata-rata di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama rentang harga kurang dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling fantastis dan termahal terhitung di antaranya dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kita menemukan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari group kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini menjadi mesin produksi massal. Para konservasionis beranggapan perihal selanjutnya bisa mengancam populasi Luwak Liar. Akan tetapi semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber kebanyakan bukti di lapangan kalau lebih dari satu kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama foto-foto bahwa luwak di letakkan terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mengkombinasikan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat udah banyak jalankan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama menambahkan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan menjaga luwak secara baik dan memberikan sertifikasi bagi yang telah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi terbaik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun memang kopi sumatera juga memiliki banyak variasi rasa bergantung metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling tenar adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini sudah banyak varian sistem layaknya honey, fullwashed, natural apalagi wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah satu-satunya negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak dapat berkompetisi dengan Afrika, Asia atau Amerika latin dalam faktor perihal kuantitasnya.

Beberapa pecinta Jawa, kualitas varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan lumayan tinggi, tanah yang subur serta drainase yang sangat baik menciptakan iklim yang sempurna, membuahkan kopi yang smooth yang kondang bersama tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain sanggup didapatkan kurang lebih $45-$50. Untuk kala ini 80% hasil tahunan negara tersebut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir tiap-tiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seluruhnya berada di peringkat 10 negara teratas didalam perihal memproses kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang hanya menghasilkan 13 juta poun pertahun, muncul didalam dekade paling akhir ini jadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas keberhasilan area selanjutnya dapat dikaitkan dengan penemuan th. 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut bersama Geisha.

Hacienda La Esmeralda menemukan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya sangat unik, benar-benar khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi selanjutnya di dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di menjual seharga $60 per 500g Green Bean, artinya sehabis jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang terkenal adalah punyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak pengagum kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan tanya di mana area menanam kopi di Eropa, gara-gara tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kita tampilkan? Anda menyadari bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah tempat kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi menjadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di di dalam atau luar ruangan kafe telah menjadi segi klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di tahun 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang mengambil alih tekanan hawa bersama uap terhadap tahun 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso menjadi menyenangkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang sementara itu tetap secara tak beraturan, kemudian keluar berbagai inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk konsisten menyempurnakan kopi supaya menghidupkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap kualitas dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan setiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini hanya ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona bisa dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling punya nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona sanggup ditelusuri lagi ke tahun 1820-an, dikala stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan dengan pagi yang benar-benar cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang memiliki rasa yang tidak layaknya yang lain.

Salah satu area pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di area teduh terhadap ketinggian sekitar 1900 kaki di atas permukaan laut, dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod mengenai harga product sekitar $33 per pon.

“Kopi Kona membuahkan harga yang lebih tinggi terlebih karena keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga dikarenakan ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung pas pematangan selama musim. Banyak operasi besar di negara lain manfaatkan cara mekanis, supaya kopi mereka termasuk sebagian biji yang terlalu masak dan lebih dari satu biji yang belum matang.”

Serupa dengan wine yang mempunyai banyak variasi rasa dan kelas, kopi juga mempunyai rasa dan kastanya masing-masing. Banyak sekali model kopi yang ada di dunia, tapi sayangnya nggak semua orang jelas kopi mana yang memiliki mutu baik dengan rasa yang lezat. Untuk kamu para penikmat kopi, selamat coba kopi jelajah dunia di atas.

Sumber :

detik.com, liputan6.com, wikipedia, aklcoffee.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.