MENGETAHUI SEJARAH 

SINGKAT KOPI DI DUNIA

MENGETAHUI SEJARAH SINGKAT KOPI DI DUNIA

Kopi mempunyai aroma yang harum, dan dianggap sanggup memberi tambahan semangat bagi penggemar minuman hitam ini.
Tak heran jikalau San Francisco mempunyai kedai kopi paling banyak per kapita, dikutip dari Redfin.
Sedangkan orang Italia sudah menciptakan budaya kopi yang nyaris tak tertandingi di mana pun di dunia.
Tak cuma di San Francisco dan Italia, kopi termasuk tersebar dan mengakar di kawasan tersebut.

Sebelum kami menelusuri aneka kopi di dunia, ada baiknya kami mundur lagi ke belakang perihal bagaimana peristiwa kopi dimulai. Ada sebuah perjalanan panjang yang layak kami ketahui, Jauh dari kurang lebih 3000 th. yang lalu.

MENGETAHUI SEJARAH

SINGKAT KOPI DI DUNIA

Asal Usul Kopi Sebagai Minuman

Asal-usul kopi setidaknya bisa ditelusuri lagi pada abad ke 10. Kopi Arabika (Coffea Arabica), ini menjadi tipe kopi yang dominan berasal dari hutan dataran tinggi Ethiopia Barat Daya dan Pegunungan Yaman. Di sana, tanaman kopi tumbuh bersama dengan tinggi 30-39 kaki yang berada di alam liar. Tampak tiap-tiap pohonnya bunga-bunga putih seperti melati dan ceri berwarna merah hingga ungu yang berisi biji-bijian.




MENGETAHUI SEJARAH 

SINGKAT KOPI DI DUNIA” width=”944″ height=”625″ />

Saat itu, seorang pengembala kambing di Provinsi Kaffa terkejut lihat bahwa kambingnya tidak tidur di malam hari. Merasa bingung bersama dengan apa yang terjadi, ia pun pergi ke biara paling dekat untuk menanyakan masalah ini kepada para biarawan.
Dari sinilah diketahui bahwa kambing-kambing tersebut menyukai buah-buahan seperti ceri yang sementara itu terlihat aneh bagi mereka.

Tanaman inilah yang akhirnya kondang dengan sebutan kopi. Didorong oleh keingintahuan ilmiah, para biarawan memicu minuman dari buah tersebut. Setelah meminumnya, mereka merasa miliki kekuatan yang penuh. Saat ini, dataran tinggi Ethiopia diakui sebagai daerah kelahiran kopi. Ethiopia mengekspor biji kopi melintasi Laut Merah ke Arabia, di mana kopi pertama kali ditanam pada pertengahan abad XV di Yaman. Pada abad XVI , berkat perluasan Kekaisaran Ottoman, kopi merasa dikenal di beberapa kecil Asia, Syria, Mesir, dan Eropa Selatan. Kopi tidak hanya dinikmati di rumah, tapi juga di banyak kedai kopi. Popularitas kedai kopi pun menjadi tak tertandingi, dan orang-orang sering mengunjungi kedai kopi untuk semua type aktivitas sosial.

Kedai kopi pun bersama cepat menjadi tempat penting untuk pertukaran Info yang sering disebut sebagai “schools of the wise” yang artinya sekolah kebijakan.
Dengan ribuan peziarah berkunjung ke kota suci Mekkah setiap tahun dari semua dunia, ilmu mengenai kopi mulai menyebar. Orang Arab menyebut minuman ini “qahwah” yang berarti “anggur”.

Sementara itu, orang Turki menyebutnya “kahweh”. Dunia Arab sangat melindungi tanaman kopi dan buah-buahan yang mereka anggap berharga.
Oleh sebab itu, mereka pun melarang ekspor kopi dan buah-buahan tersebut. Sampai abad XVII, perdagangan kopi cuma berada di tangan orang-orang Arab. Namun, sekelompok pedagang Belanda berhasil menyelundupkan biji kopi ke Eropa.
Orang-orang Eropa menanam kopi di tempat tinggal kaca dan kebun anggur, sebelum saat para kolonial mulai menanamnya di Pulau Jawa, Kolombia, dan Kenya.

MENGETAHUI SEJARAH

SINGKAT KOPI DI DUNIA

1. Kenya AA Coffee

Kopi Kenya AA ditanam terhadap ketinggian lebih dari 6.600 mtr. di atas permukaan air laut, tepatnya di dataran tinggi Kenya. Dataran tinggi Kenya membuahkan biji kopi bersama dengan rasa kuat dan tingkat keasaman yang menyegarkan. Kopi Kenya AA miliki perpaduan aroma bunga dan wine. Kopi ini disebut sebagai salah satu kopi favorit di beraneka restoran dunia. Setelah ditelan, kopi ini bakal meninggalkan rasa jeruk dan berry yang fresh di lidah.

2. Sulawesi Toraja Coffee

Sulawesi Toraja merupakan kopi multidimensi yang tumbuh di dataran tinggi tenggara Pulau Sulawesi, tepatnya di area Toraja. Toraja dikenal sebagai salah satu area penghasil kopi Arabika terbaik di dunia. Sulawesi Toraja miliki tekstur kopi yang kental, pas diseduh bersama dengan air panas bubuk kopi ini bakal segera mengendap di bawah cangkir. Kopi ini mempunyai keseimbangan antara rasa coklat hitam dan buah. Saat kamu menyeduh kopi ini dan menikmatinya tanpa gula, rasanya bukan pahit seperti kopi terhadap umumnya, tapi gurih dan segar.

3. Hawaii Kona Coffee

Hawaii Kona adalah kopi arabika yang dibudidayakan di lereng Hualalai dan Mauna Loa, yang terletak di pulau Hawaii. Hawaii Kona Coffee adalah salah satu kopi termahal di dunia. Kopi model ini hidup di keadaan cuaca di mana pagi hari matahari bersinar cerah, sore yang berawan, berangin, hujan ringan, dan malam yang tenang. Kopi terenak di dunia ini tumbuh di tanah vulkanik yang kaya dapat mineral. Hawaii Kona dikenal bersama rasa yang kaya namun bertekstur gampang bersama dengan aroma yang khas.

4. Guatemala Antigua Coffee

Kopi Guatemala Antigua tumbuh di dataran dengan ketinggian lebih dari 4.600 mtr. di atas permukaan laut. Kelas dari biji kopi guatemala antigua yang dikenal sebagai Strictly Hard Bean dan juga didalam varietas kopi Arabica Catuai, Arabica Caturra, dan Arabica Bourbon. Antigua memperlihatkan mutu kopi Guatemala khas dengan rasa pedas dan tekstur yang lembut. Kopi ini adalah kopi premium luar biasa di mana selagi anda menyeduhnya, dapat menghasilkan aroma yang menenangkan.

5. Java Arabica Coffee

Satu lagi kopi paling baik di dunia yang berasal dari Indonesia. Java Arabica adalah kopi yang tumbuh di tanah Jawa, tepatnya di Kawah Ijen, di segi timur komplek gunung berapi dengan ketinggian 1.400 meter di atas permukaan laut. Java Arabica miliki tingkat keasaman yang lebih rendah dibandingkan dengan style kopi Indonesia lainnya. Kopi ini punyai perpaduan rasa pedas, tapi kala ditelan dia bakal meninggalkan rasa manis yang lembut. Kualitas Java Arabica sebagai salah satu kopi terbaik di dunia juga sebab sejak abad ke 18, di Pulau Jawa udah berdiri perkebunan kopi terbesar yang didirikan oleh pemerintahan Belanda.

6. Sumatra Lintong Coffee

Sumatra Lintong tumbuh di Kabupaten Lintong Nihuta, di selatan-barat dari Danau Toba. Ini merupakan area perkebunan kopi dataran tinggi yang terkenal dengan keanekaragaman pohon pakis. Daerah ini menghasilkan 15.000 hingga 18.000 ton arabika per tahun. Kopi Sumatra Lintong ini juga merupakan kopi yang tenar di dunia yang dikemas bersama perpaduan rasa pedas dan rempah-rempah. Kopi Sumatra Lintong yang memiliki kualitas baik tidak sama bersama kopi terhadap umumnya, ia punya keasaman yang lebih segar.

7. Tanzania Peaberry Coffee

Tanzania Peaberry, kopi terbaik di dunia ini tumbuh di Gunung Semeru dan Gunung Kilimanjaro. Tanzania Peaberry adalah kopi bersama tekstur sedikit kental dan beraroma buah. Rasa dari kopi ini terlampau kaya, campuran dari rasa kismis, coklat, pahit kopi, dan selagi ditelan dapat meninggalkan rasa manis. Berbeda bersama dengan biji kopi lain yang biasanya mempunyai 2 biji kopi, tanzania peaberry berasal dari buah yang terdiri dari satu biji kopi. Biasanya sebanyak 1 sampai 9 prosen tanaman kopi terdiri dari biji kopi peaberry, yang kerap dipisahkan dari biji kopi lainnya dan dijual bersama dengan harga premium, dikarenakan karakteristik dan tingkatan rasa yang khas.

8. Jamaica Blue Mountain Coffee

Tumbuh di distrik Jamaica’s Blue Mountain, kopi ini kerap digambarkan sebagai kopi terenak di dunia yang memiliki rasa sempurna. Jamaica blue mountain adalah kopi ringan bersama dengan rasa manis yang lembut dan punya aroma coklat. Kopi ini punya tingkat keasaman yang fresh, tanpa rasa pahit sedikit pun. Biji kopi Jamaica Blue Mountain tumbuh pada ketinggian antara 3.000 – 5.500 meter di atas permukaan laut. Kebanyakan dari biji kopi jamaica blue mountain adalah biji utuh dalam satu buah kopi.

9. Mocha Java Coffee

Mocha Java adalah kopi yang merupakan percampuran pada Arabian (Yemen) Mocha dan kopi Java Arabica Indonesia. Kopi ini disebut sebagai kopi campuran tertua di dunia, menggabungkan dua kopi premium bersama karakteristik yang saling melengkapi. Di Indonesia sendiri, kopi ini tumbuh di daerah perbukitan lereng Menoreh. Mocha Java terdiri dari dua jenis, yaitu Mocha java Single dan Mocha Java Double bersama sistem produksi yang berbeda.

10. Ethiopian Harrar Coffee

Ethiopian Harrar memilik rasa pedas dan aroma yang harum. Salah satu kopi paling baik di dunia ini tumbuh di alam liar yang eksotis dan diproses secara alami. Ethiopian Harrar ditanam di lahan pertanian kecil di wilayah Oromia, Ethiopia Selatan, terhadap ketinggian pada 4.500 dan 6.300 kaki. Kopi harrar dikenal punya rasa keasaman wine dan buah bersama aroma harum blackberry. Saat dinikmati, kopi ini dapat meninggalkan rasa yang tajam di lidah dan bibir.

Cita rasa yang khas dan terus-menerus jadi kekuatan tarik utama seorang pilih menikati kopi, biarpun bersama harga super mahal. Apakah anda berani cobalah mencicipi salah satunya di atas?

Sumber :

detik.com, liputan6.com, wikipedia, aklcoffee.com

Baca Juga :  PECINTA KOPI HARUS PAHAM KOPI YG TERKENAL DI DUNIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.