MACAM-MACAM BIJI KOPI YANG TERMAHAL DI DUNIA

0
121

Kopi sudah menjadi minuman favorit bagi banyak warga dunia. MACAM-MACAM

BIJI KOPI

YANG TERMAHAL DI DUNIA

Bahkan, meminum kopi kini telah menjadi jenis hidup tersendiri. Lalu, bagaimana awal mula kopi mampu menjadi minuman yang mendunia? Menurut legenda, kopi ditemukan di Abyssinia, Ethiopia, pada perubahan abad IX.

Sebelum kita menelusuri aneka kopi di dunia, ada baiknya kita mundur lagi ke belakang berkenaan bagaimana peristiwa kopi dimulai. Ada sebuah perjalanan panjang yang layak kita ketahui, Jauh dari lebih kurang 3000 th. yang lalu.

MACAM-MACAM

BIJI KOPI

YANG TERMAHAL DI DUNIA

Di Mana Kopi Berasal?

MACAM-MACAM

BIJI KOPI 

YANG TERMAHAL DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berlangsung secara tidak sengaja saat penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang senantiasa terjaga lebih-lebih setelah matahari terbenam setelah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini kemudian terus berkembang dan menyebar ke bermacam negara di Afrika, tetapi metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional. Barulah sebagian ratus th. sesudah itu biji kopi ini dibawa melewati Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

MACAM-MACAM

BIJI KOPI

YANG TERMAHAL DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang menjadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang lantas dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak lepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke seluruh dunia. Bangsa Arab merasa mempopulerkan ekstrak bijinya bersama cara diseduh bersama dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, terhadap th. 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua jenis kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan sesudah itu tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang kedua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada kala ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut Info yang sudah dijelaskan dalam histori kopi sebelumnya, kita udah menyadari kalau style kopi robusta adalah style yang paling sukses bertahan di situasi tanah Indonesia. Bahkan, negara kita ini termasuk ke dalam penghasil kopi robusta terbesar sehabis Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, jenis kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo terhadap tahun 1898 oleh ahli botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi berbagai negara, seperti Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dilakukan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul sejarah kopi liberika atau yang punya nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, jenis satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di lebih dari satu negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika bisa tumbuh bersama dengan baik di tempat tropis bersama dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, selalu masih sanggup tumbuh dan berbuah terkecuali ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu kebanyakan yang dibutuhkan adalah sekitar 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan tipe arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya hanya 10 prosen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada tipe kopi yang dikategorikan didalam varietas liberika yang awalannya dianggap sebagai type tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa sesudah itu diakui dan diresmikan bersama nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap th. 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita udah mengerti sejarah asal usul kopi di atas, agar kami bisa simpulkan benua Afrika jadi tempat kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai waktu ini nyaris tiap tiap negara Afrika sedang menanamnya. Benua ini termasuk 8 dari 25 eksportir kopi kondang di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya menjadi favorit terlama di kalangan fans kopi. Ada yang menyebutkan perihal berikut sebab kombinasi negara ini unik antara iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang terlalu membedakan kopi kenya dengan lainnya adalah model pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menjelaskan : “Perkebunan kopi di kenya sering memanfaatkan campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan telah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara selamanya dari tahun ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk mencegah terhadap beraneka style penyakit, bakal tapi justru juga mendapat berlebihan akan citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian terkecuali kami memperbandingkan bersama Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya malah menjadi product yang relatif murah di pasarnya, lebih dari satu besar biasanya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama dengan rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling mengagumkan dan termahal juga di antaranya dari Asia Tenggara, terutama Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kami mendapatkan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari group kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini menjadi mesin produksi massal. Para konservasionis beranggapan perihal selanjutnya bisa mengancam populasi Luwak Liar. Akan tetapi semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber kebanyakan bukti di lapangan kalau lebih dari satu kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama foto-foto bahwa luwak ditaruh pada kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan mengkombinasikan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat sudah banyak melakukan pendampingan kepada petani kopi luwak dengan mengimbuhkan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan melindungi luwak secara baik dan memberi tambahan sertifikasi bagi yang udah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sesungguhnya kopi sumatera juga memiliki banyak variasi rasa tergantung metode washing kopi. Sweet Maria menggambarkan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling populer adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini telah banyak varian proses seperti honey, fullwashed, natural bahkan wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah satu-satunya negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak sanggup beradu bersama dengan Afrika, Asia atau Amerika latin dalam faktor hal kuantitasnya.

Beberapa fans Jawa, kualitas varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan memadai tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang terlampau baik menciptakan iklim yang sempurna, menghasilkan kopi yang smooth yang kondang dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain sanggup didapatkan kurang lebih $45-$50. Untuk waktu ini 80% hasil tahunan negara berikut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir setiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seluruhnya berada di peringkat 10 negara teratas dalam hal memproduksi kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang cuma menghasilkan 13 juta poun pertahun, terlihat didalam dekade paling akhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas kesuksesan area berikut dapat dikaitkan bersama dengan penemuan th. 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda menemukan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya amat unik, terlampau khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi tersebut di dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, berarti sehabis menjadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang terkenal adalah punyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak penggemar kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan bertanya di mana tempat menanam kopi di Eropa, karena tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kita tampilkan? Anda sadar bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah tempat kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi jadi sebuah proses membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di di dalam atau luar ruangan kafe udah menjadi faktor klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang menggantikan tekanan udara dengan uap terhadap th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso jadi menyenangkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang waktu itu masih secara tak beraturan, kemudian nampak beragam inovasi yang lebih banyak di semua negeri. Semangat mendalam untuk terus menyempurnakan kopi sehingga memunculkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah pada mutu dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan setiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona mampu dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling berharga di dunia.

Asal usul kopi Kona sanggup ditelusuri ulang ke tahun 1820-an, kala stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama pagi yang terlalu cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang miliki rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu daerah pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di area teduh terhadap ketinggian kurang lebih 1900 kaki di atas permukaan laut, dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod berkenaan harga product kurang lebih $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi terlebih gara-gara keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga sebab ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung sementara pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain memakai langkah mekanis, sehingga kopi mereka termasuk lebih dari satu biji yang terlalu matang dan lebih dari satu biji yang belum matang.”

Cita rasa yang khas dan terus menerus menjadi energi tarik utama seorang menentukan menikati kopi, walau bersama dengan harga super mahal. Apakah kamu berani coba mencicipi salah satunya di atas?

Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_countries_by_coffee_production
https://perfectdailygrind.com/
Smell the Coffee

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.