PEMINUM KOPI HARUS MENGENAL KOPI TERKENAL DI DUNIA

0
96

Bicara soal kopi, minuman kafein ini menjadi salah satu sumber gagasan banyak orang. Seolah-olah kopi memiliki kapabilitas magis yang membuat kita menjadi lebih tenang, santai, dan penuh ide. Gak heran kalau kopi mampu menyebabkan orang kecanduan, anda kah salah satunya?

Mungkin salah satu Kita ada yang sudah tau, style kopi yang paling kondang di kalangan penduduk adalah arabika. Karena banyak para penikmat kopi beranggap mutu kopi arabika lebih unggul kalau dibandingkan dengan jenis kopi lainnya. Tapi sebetulnya masih tersedia banyak tipe kopi di dunia yang mempunyai kualitas terbaik.

PEMINUM KOPI HARUS MENGENAL KOPI TERKENAL DI DUNIA

Sejarah Kopi Memiliki Cerita Panjang


PEMINUM KOPI HARUS MENGENAL KOPI TERKENAL DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berjalan secara tidak sengaja saat penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang selalu terjaga bahkan sehabis matahari terbenam setelah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini sesudah itu terus berkembang dan menyebar ke bermacam negara di Afrika, namun metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah sebagian ratus th. kemudian biji kopi ini dibawa lewat Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

PEMINUM KOPI HARUS MENGENAL KOPI TERKENAL DI DUNIA, Setidaknya, ada tiga spesies yang jadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang kemudian dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak terlepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya hingga ke seluruh dunia. Bangsa Arab jadi mempopulerkan ekstrak bijinya bersama langkah diseduh bersama air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, terhadap th. 1616, Belanda sukses membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua type kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yaitu kultivar yang dibawa ke Jawa dan kemudian tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang kedua adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama dengan nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada sementara ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut Info yang udah dijelaskan didalam histori kopi sebelumnya, kita udah tahu kalau tipe kopi robusta adalah type yang paling sukses bertahan di situasi tanah Indonesia. Bahkan, negara kami ini terhitung ke di dalam penghasil kopi robusta terbesar sesudah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, type kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo terhadap th. 1898 oleh pakar botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi bermacam negara, seperti Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dilakukan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul peristiwa kopi liberika atau yang miliki nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, tipe satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di sebagian negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika bisa tumbuh bersama dengan baik di tempat tropis dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, tetap masih sanggup tumbuh dan berbuah kecuali ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu rata-rata yang dibutuhkan adalah sekitar 27-30°C bersama dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan model arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya hanya 10 % saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada jenis kopi yang dikategorikan didalam varietas liberika yang awalnya diakui sebagai type tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa kemudian diakui dan diresmikan bersama nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap tahun 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita sudah tahu sejarah asal usul kopi di atas, supaya kami sanggup simpulkan benua Afrika jadi area kelahiran kopi. Sehingga tidak heran hingga selagi ini hampir setiap negara Afrika tengah menanamnya. Benua ini terhitung 8 dari 25 eksportir kopi populer di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya jadi favorit terlama di kalangan pengagum kopi. Ada yang menjelaskan hal tersebut gara-gara kombinasi negara ini unik pada iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang sangat membedakan kopi kenya bersama dengan lainnya adalah type pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menyatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering menggunakan campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan telah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara tetap dari tahun ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menghindar terhadap berbagai model penyakit, bakal tapi justru juga mendapat kelebihan bakal citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian kalau kami membandingkan bersama Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya jadi jadi product yang relatif tidak mahal di pasarnya, sebagian besar kebanyakan di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling mengagumkan dan termahal termasuk di antaranya dari Asia Tenggara, terlebih Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kita menemukan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari group kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini menjadi mesin memproduksi massal. Para konservasionis beranggapan hal tersebut sanggup mengancam populasi Luwak Liar. Akan tetapi semua angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber umumnya bukti di lapangan jika sebagian kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama dengan foto-foto bahwa luwak ditempatkan terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan menggabungkan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat udah banyak melakukan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama dengan beri tambahan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan menjaga luwak secara baik dan memberikan sertifikasi bagi yang telah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang jadi fenomenal dunia, kopi terbaik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun memang kopi sumatera juga miliki banyak variasi rasa terkait metode washing kopi. Sweet Maria menggambarkan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling tenar adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini sudah banyak varian sistem seperti honey, fullwashed, natural lebih-lebih wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah salah satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak mampu beradu bersama Afrika, Asia atau Amerika latin didalam faktor hal kuantitasnya.

Beberapa fans Jawa, kualitas varietas kopi Karibia menjadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan lumayan tinggi, tanah yang subur serta drainase yang terlalu baik menciptakan iklim yang sempurna, membuahkan kopi yang smooth yang terkenal bersama dengan tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain dapat didapatkan kurang lebih $45-$50. Untuk kala ini 80% hasil tahunan negara selanjutnya dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir tiap-tiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seutuhnya berada di peringkat 10 negara paling atas di dalam hal memproses kopi tahunan.

Berbeda bersama Panama, yang hanya menghasilkan 13 juta poun pertahun, nampak didalam dekade paling akhir ini jadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas keberhasilan area berikut dapat dikaitkan dengan penemuan th. 2004 yakni varietas yang disebut-sebut bersama dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda mendapatkan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka segera memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya terlalu unik, terlampau khas floral, supaya mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi tersebut dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, berarti sesudah menjadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang terkenal adalah punyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak penggemar kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan tanya di mana area menanam kopi di Eropa, dikarenakan tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kami tampilkan? Anda tahu bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah daerah kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari keperluan minum kopi jadi sebuah proses membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di di dalam atau luar ruangan kafe telah jadi aspek klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di th. 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang mengambil alih tekanan hawa bersama uap terhadap th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso menjadi menggembirakan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang saat itu tetap secara tak beraturan, sesudah itu muncul berbagai inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk konsisten menyempurnakan kopi agar menghidupkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap kualitas dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan tiap-tiap orang sepanjang hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini hanya ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona bisa dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling berharga di dunia.

Asal usul kopi Kona bisa ditelusuri ulang ke th. 1820-an, dikala stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan dengan pagi yang terlalu cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang punyai rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu daerah pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di tempat teduh terhadap ketinggian kurang lebih 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod berkenaan harga produk kira-kira $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi khususnya gara-gara keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga karena ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih segera kala pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain manfaatkan langkah mekanis, supaya kopi mereka termasuk beberapa biji yang terlalu matang dan lebih dari satu biji yang belum matang.”

Serupa dengan wine yang memiliki begitu banyak ragam rasa dan kelas, kopi juga mempunyai rasa dan kastanya masing-masing. Banyak sekali jenis kopi yang ada di dunia, namun sayangnya nggak semua orang tahu kopi mana yang punya kualitas baik dengan rasa yang lezat. Untuk kamu para penikmat kopi, selamat coba kopi jelajah dunia di atas.

Sumber :

kopidi.com, wikipedia, davidsbeenhere.com, coffeereview.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.