ADA KOPI INDONESIA JENIS KOPI DI SELURUH DUNIA

0
96

Berawal dari temuan orang-orang Afrika di tahun 800an sebelum akan masehi, kini kopi sukses jadi minuman hampir seluruh orang di dunia. Tak salah sesungguhnya kenapa minuman ini dapat begitu digemari. Bukan hanya karena punyai rasa dan aroma yang khas, tetapi terhitung seribu faedah luar biasa di baliknya. Belum lagi kopi terhitung punya berbagai model yang masing-masing punyai cita rasa khasnya sendiri.

Mungkin salah satu Kita ada yang telah tau, model kopi yang paling populer di kalangan penduduk adalah arabika. Karena banyak para penikmat kopi menganggap kualitas kopi arabika lebih unggul kalau dibandingkan bersama jenis kopi lainnya. Tapi memang tetap ada banyak type kopi di dunia yang miliki kualitas terbaik.

ADA KOPI INDONESIA JENIS KOPI DI

SELURUH DUNIA

Di Mana Kopi Berasal?


ADA KOPI INDONESIA JENIS KOPI DI 

SELURUH DUNIA

Jikalau menilik ke belakang mengenai bagaimana kopi ditemukan, ada sebuah legenda yang menceritakan mengenai awal dari histori kopi. Konon, pernah hiduplah seorang penggembala kambing di Ethiopia bernama Kaldi.

Awalnya, ia menyadari bahwa kambing-kambingnya jadi amat energik dan tidak tidur di malam hari. Hal berikut berlangsung sehabis hewan gembalanya memakan semacam buah beri berwarna merah dari suatu pohon.

Mengetahui perihal itu, Kaldi kemudian melaporkannya kepada biarawan. Mendengar temuan Kaldi, biarawan berikut pun tertarik untuk untuk coba buah beri yang dikonsumsi para kambing. Dan ternyata benar, ia dapat terjaga sepanjang malam untuk berdoa.

Karena cita rasa pahit yang dihasilkannya, biarawan itu menjadi mengolahnya jadi sebuah minuman bersama dengan memanggang dan menyeduh buah beri tersebut. Kalau kamu dulu mendengar minum kopi sanggup mengusir kantuk dan meningkatkan tenaga, kemungkinan awal mulanya adalah dari cerita si Kaldi ini.

Dari Afrika Sampai Eropa

Menurut berbagai literatur disebutkan bahwa tanaman kopi atau coffee berasal sebuah daerah di Afrika yang bernama Abyssinia yang waktu ini mencakup wilayah negara Ethiopia dan Eritrea. Di pertengahan abad ke-15, biji coffee mulai diekspor dari Ethiopia ke Kota Mocha, Yaman.

Saat biji beri ini didatangkan ke Venesia pada tahun 1615, para rohaniawan setempat kompak menolak, bahkan hingga mengutuknya. Saking besarnya kontroversi yang muncul, Paus Klemens VIII pun diminta untuk campur tangan menanggulangi persoalan ini.

Meskipun begitu, keberadaan coffee shop makin lama menjamur dan menjadi pusat aktivitas sosial serta pusat komunikasi di kota-kota besar di Inggris, Austria, Perancis, Jerman, dan Belanda. Minuman bercita rasa pahit ini sesudah itu terasa menggantikan minuman yang biasa dikonsumsi sementara sarapan, yang terhadap saat itu mereka biasa minum bir atau wine.

Di akhir tahun 1800-an, kopi sudah jadi komoditas yang mendunia dan para entrepreneur merasa mencari cara-cara baru untuk beroleh keuntungan dari minuman yang sedang tenar pada pas itu. Kemudian di tahun 1864, John dan Charles Arbuckle membeli coffee bean roaster dari Jabez Burns. Mereka kemudian menamai product mereka dengan nama “Ariosa” dan menjualnya lagi kepada para koboi di Amerika Barat.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita udah memahami histori asal usul kopi di atas, supaya kami sanggup simpulkan benua Afrika jadi area kelahiran kopi. Sehingga tidak heran sampai kala ini nyaris setiap negara Afrika tengah menanamnya. Benua ini juga 8 dari 25 eksportir kopi terkenal di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya jadi favorit terlama di kalangan penggemar kopi. Ada yang menyatakan hal berikut sebab kombinasi negara ini unik antara iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang terlampau membedakan kopi kenya bersama dengan lainnya adalah style pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menyatakan : “Perkebunan kopi di kenya sering memakai campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan sudah terbukti menghasilkan kopi yang luar biasa secara tetap dari tahun ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk menghindar terhadap beragam model penyakit, akan tetapi justru juga mendapat berlebihan akan citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian kalau kami memperbandingkan dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya jadi menjadi product yang relatif tidak mahal di pasarnya, lebih dari satu besar umumnya di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama rentang harga tidak cukup dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling mengagumkan dan termahal termasuk di antaranya dari Asia Tenggara, terutama Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kami menemukan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari kelompok kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini menjadi mesin mengolah massal. Para konservasionis beranggapan perihal tersebut mampu mengancam populasi Luwak Liar. Akan tapi semua angapan-anggapan berikut banyak yang tidak bersumber umumnya bukti di lapangan kecuali sebagian kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan dengan foto-foto bahwa luwak di tempatkan pada kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan menggabungkan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat udah banyak melaksanakan pendampingan kepada petani kopi luwak bersama beri tambahan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan menjaga luwak secara baik dan beri tambahan sertifikasi bagi yang sudah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang menjadi fenomenal dunia, kopi terbaik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun memang kopi sumatera juga mempunyai banyak variasi rasa bergantung metode washing kopi. Sweet Maria menggambarkan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling terkenal adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini sudah banyak varian proses layaknya honey, fullwashed, natural bahkan wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah salah satu negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi teratas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak mampu berkompetisi bersama dengan Afrika, Asia atau Amerika latin di dalam segi hal kuantitasnya.

Beberapa penggemar Jawa, kualitas varietas kopi Karibia jadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan cukup tinggi, tanah yang subur dan juga drainase yang terlampau baik menciptakan iklim yang sempurna, menghasilkan kopi yang smooth yang terkenal bersama tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain bisa didapatkan kurang lebih $45-$50. Untuk sementara ini 80% hasil tahunan negara berikut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir setiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) seutuhnya berada di peringkat 10 negara paling atas di dalam perihal memproduksi kopi tahunan.

Berbeda bersama Panama, yang cuma membuahkan 13 juta poun pertahun, terlihat dalam dekade paling akhir ini jadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas keberhasilan area tersebut mampu dikaitkan bersama penemuan tahun 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut bersama dengan Geisha.

Hacienda La Esmeralda menemukan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka segera memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya benar-benar unik, sangat khas floral, sehingga mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi selanjutnya dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, berarti setelah jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang populer adalah mempunyai rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak fans kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan tanya di mana daerah menanam kopi di Eropa, sebab tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kami tampilkan? Anda mengerti bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah area kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari kepentingan minum kopi jadi sebuah sistem membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di dalam atau luar ruangan kafe sudah menjadi segi klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di tahun 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang menggantikan tekanan udara bersama uap terhadap th. 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso menjadi menggembirakan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang waktu itu tetap secara tak beraturan, kemudian nampak beraneka inovasi yang lebih banyak di semua negeri. Semangat mendalam untuk tetap menyempurnakan kopi supaya menghidupkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah pada mutu dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai anggota dari kehidupan tiap tiap orang sepanjang hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini cuma ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona dapat dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling miliki nilai di dunia.

Asal usul kopi Kona sanggup ditelusuri kembali ke th. 1820-an, dikala stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama pagi yang terlalu cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang memiliki rasa yang tidak layaknya yang lain.

Salah satu tempat pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di daerah teduh pada ketinggian kurang lebih 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama dengan banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod tentang harga product kira-kira $33 per pon.

“Kopi Kona menghasilkan harga yang lebih tinggi terlebih sebab keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga gara-gara ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih langsung sementara pematangan selama musim. Banyak operasi besar di negara lain gunakan langkah mekanis, agar kopi mereka juga sebagian biji yang amat masak dan lebih dari satu biji yang belum matang.”

Sekarang kamu telah paham
ADA KOPI INDONESIA JENIS KOPI DI

SELURUH DUNIA. Nah, anda paling senang kopi dari mana, nih?

Sumber :

kopidi.com, wikipedia, davidsbeenhere.com, coffeereview.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.