MENEMUKAN SEJARAH KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

0
99

Jika Anda pecinta kopi, tentu tersedia kepuasan tersendiri disaat Anda bisa menikmati seduhan kopi dari beragam biji kopi yang tumbuh di beraneka belahan dunia.
Selain cita rasanya yang nikmat, ternyata jikalau dikonsumsi sesuai bersama takarannya, kopi dapat memberi tambahan fungsi bagi kebugaran tubuh, lho!
Khasiat kopi diantaranya menaikkan stamina, menghambat kanker, memelihara kesegaran mulut, mencegah penyakit parkinson, menambah mood, dan tetap banyak lagi.
Bahkan, ada juga khasiat kopi yang dipercaya sanggup memelihara kecantikan kulit. Misalnya, ampas kopi yang sering digunakan untuk masker berfaedah untuk mengencangkan kulit.

Penemuan biji kopi sekitar tahun 800 Sebelum Masehi ada pendapat lain menyebutkan kalau th. 850 Masehi. Pada sementara itu, banyak orang di Benua Afrika, terutama orang dari bangsa Etiopia, yang konsumsi biji kopi yang dicampurkan bersama dengan lemak hewan dan anggur untuk mencukupi keperluan protein dan daya tubuh.

MENEMUKAN

SEJARAH

KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

Asal Usul Kopi Sebagai Minuman

MENEMUKAN 

SEJARAH

KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

Penemuan kopi sendiri berjalan secara tidak sengaja kala penggembala bernama Khalid seorang dari Abyssinia, mengamati kawanan kambing gembalaannya yang selamanya terjaga apalagi sesudah matahari terbenam setelah memakan sejenis buah berry. Ia pun mencoba memasak dan memakannya. Kebiasaan ini sesudah itu konsisten berkembang dan menyebar ke bermacam negara di Afrika, namun metode penyajiannya tetap menggunkan metode konvensional. Barulah sebagian ratus tahun kemudian biji kopi ini dibawa lewat Laut Merah dan tiba di Negara Arab bersama dengan metode penyajian yang jauh lebih maju.

Jenis-Jenis Kopi di Dunia

MENEMUKAN

SEJARAH

KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

, Setidaknya, ada tiga spesies yang jadi komoditas populer, di antaranya adalah Coffea arabica (arabika), Coffea canephora (robusta), dan Coffea liberica (liberika).

1. Arabika

AKL Kopi

Tanaman Coffea arabica berasal dari Ethiopia yang sesudah itu dibawa oleh para pedagang Arab ke Yaman. Nama arabika sendiri tak terlepas dari peran pedagang Arab yang menyebarkannya sampai ke semua dunia. Bangsa Arab terasa mempopulerkan ekstrak bijinya dengan langkah diseduh dengan air panas sebagai minuman.

Beberapa abad lamanya, pedagang Arab memonopoli perdagangan biji kopi. Namun, pada tahun 1616, Belanda berhasil membawa tanaman arabika ini ke luar dari Pelabuhan Mocha.
Setidaknya, terdapat dua jenis kopi arabika yang dibawa orang Eropa dari Yaman. Yang pertama adalah typica, yakni kultivar yang dibawa ke Jawa dan kemudian tersebar ke Asia Selatan dan Amerika Tengah. Yang ke-2 adalah kultivar yang dibawa ke Brasil yang dikenal bersama nama Bourbon. Kedua kultivar ini disebut-sebut sebagai sumber tanaman arabika yang ada pas ini.

2. Robusta

kopi robusta
AKL Coffee

Menurut informasi yang udah dijelaskan dalam peristiwa kopi sebelumnya, kami telah memahami kalau model kopi robusta adalah tipe yang paling sukses bertahan di kondisi tanah Indonesia. Bahkan, negara kami ini juga ke di dalam penghasil kopi robusta terbesar setelah Vietnam, Brazil, dan Kolombia.

Menurut sejarahnya, type kopi robusta ini pertama kali ditemukan di Kongo pada tahun 1898 oleh ahli botani dari Belgia. Tanaman robusta merupakan tanaman asli Afrika yang meliputi bermacam negara, seperti Kongo, Liberia, Uganda, dan Sudan. Perkembangannya dilaksanakan secara besar-besaran di awal abad ke-20 oleh kolonial Belanda di Indonesia.

3. Liberika

making-nice-coffee.com

Asal usul histori kopi liberika atau yang miliki nama ilmiah Coffea liberika ini disebut-sebut berasal dari negara Liberia. Namun, model satu ini juga ditemukan tumbuh secara liar di lebih dari satu negara di Afrika lainnya.

Tanaman liberika dapat tumbuh dengan baik di tempat tropis dengan ketinggian 400-600 mdpl. Meskipun begitu, senantiasa tetap sanggup tumbuh dan berbuah jika ditanam di ketinggian hingga 1.200 mdpl. Suhu kebanyakan yang dibutuhkan adalah sekitar 27-30°C dengan curah hujan 1.500-2.500 mm per tahun.

Ukuran buah yang dihasilkan tanaman liberika lebih besar dibandingkan model arabika dan robusta. Namun, bobot buah keringnya cuma 10 persen saja dari bobot basahnya.

4. Excelsa

http://stopcoffeego.com.vn

Rupanya, ada type kopi yang dikategorikan didalam varietas liberika yang awalnya diakui sebagai type tersendiri, yakni excelsa. Jean Paul Antoine Lebrun, seorang botanis asal Prancislah yang mengklasifikan excelsa sebagai salah satu varietas dari liberika. Excelsa kemudian dianggap dan diresmikan bersama nama ilmiah Coffea liberica var. dewerei terhadap th. 2006.

BENUA DAN NEGARA PENGHASIL KOPI YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Kopi dari Afrika

Kita udah jelas histori asal usul kopi di atas, sehingga kita dapat simpulkan benua Afrika jadi daerah kelahiran kopi. Sehingga tidak heran hingga sementara ini nyaris tiap-tiap negara Afrika tengah menanamnya. Benua ini terhitung 8 dari 25 eksportir kopi populer di dunia. Diantaranya diketahui Ethiopia (846 juta pound), Uganda (634 juta), Pantai gading (238 juta), Kenya (110 juta), Tanzania (105 juta), Kamerun (75 juta), madagaskar (68juta) dan Gabon (65 juta).

Diantara penghasil kopi di benua Afrika, Kopi Kenya jadi favorit terlama di kalangan pengagum kopi. Ada yang mengatakan perihal tersebut karena kombinasi negara ini unik pada iklim, tanah dan ketinggian. Akan tetapi, menurut Jeff Taylor dari PT Coffee Roasting Company (Roaster of the year 2009, Roast Magazine), yang terlampau membedakan kopi kenya dengan lainnya adalah jenis pohon yang mereka gunakan.

Jeff Taylor menjelaskan : “Perkebunan kopi di kenya kerap menggunakan campuran varietas yang disebut SL-28 dan SL-34,” ia Menjelaskan “Perkebunan udah terbukti membuahkan kopi yang luar biasa secara tetap dari th. ke tahun. Awalnya kopi-kopi di sana oleh Scott Laboratories dikembangkan untuk mencegah pada beragam jenis penyakit, dapat namun justru juga mendapat kelebihan bakal citarasanya yang istimewa.”

Walaupun demikian kecuali kami memperbandingkan bersama dengan Coffee Gourmet lainnya di dunia, varietas Kenya malah menjadi produk yang relatif tidak mahal di pasarnya, sebagian besar kebanyakan di bawah $30 per 500g. Contohnya di Ecommerce Internasional baik itu Amazon, Ebay, worldmarket dan lainnya didapati bersama rentang harga kurang dari $20 per 500 gram nya.

Kopi Dari Asia

Menurut dunia, kopi dari Asia tergolong coffee gourmet paling mengagumkan dan termahal juga di antaranya dari Asia Tenggara, lebih-lebih Indonesia, Filipina dan Tahiland. Di sanalah, kita menemukan yang namanya Kopi Luwak (civet coffee), salah satu yang menurut dunia “least eco-friendly coffees”.

Beberapa dari group kesejahteraan hewan memprotes perlakuan produsen kopi luwak yang menjadikan binatang ini jadi mesin produksi massal. Para konservasionis beranggapan hal berikut bisa mengancam populasi Luwak Liar. Akan tapi seluruh angapan-anggapan tersebut banyak yang tidak bersumber kebanyakan bukti di lapangan terkecuali beberapa kecil oknum saja. Yaitu kampanye yang mereka sebarkan bersama foto-foto bahwa luwak ditempatkan terhadap kerangkeng kecil dipaksa untuk memakan dan menggabungkan bahan lainnya.

Pemerintahan Indonesia setempat udah banyak laksanakan pendampingan kepada petani kopi luwak dengan memberi tambahan sosialisasi bagaimana mengembangbiakkan dan merawat luwak secara baik dan memberikan sertifikasi bagi yang udah lulus.

Selain kopi luwak Indonesia yang jadi fenomenal dunia, kopi paling baik yang dikenal dunia dari Indonesia berasal dari dataran Sumatera. Dalam Coffee Library Sweet Maria dikatakan kopi sumatera jadi favorit bagi mereka yang menyukai full-bodied coffee. Iya itu adalah ketebalan seduhan. Namun sesungguhnya kopi sumatera juga miliki banyak variasi rasa tergantung metode washing kopi. Sweet Maria melukiskan Kopi Sumatera khas citarasa Earthy, Musty dan Natural.

Diantara kopi sumatera paling terkenal adalah kopi Arabika Gayo, kopi Sidikalang, Kopi mandailing dan Robusta Lampung yang kini sudah banyak varian sistem seperti honey, fullwashed, natural lebih-lebih wine robusta.

Kopi Dari Jamaica / Karibia

Republik Dominika dan haiti adalah satu-satunya negara Karibia yang berada di peringkat 30 negara penghasil kopi paling atas di dunia, masing-masing berada di peringkat#27 dan #28.
Karena luas negara, ketinggian atau iklim, karibia tidak bisa bersaing bersama dengan Afrika, Asia atau Amerika latin didalam segi hal kuantitasnya.

Beberapa penggemar Jawa, mutu varietas kopi Karibia menjadi tidak ada duanya. Sejauh ini yang paling diminati adalah Blue Montain Coffee Jamaica, dia tumbuh di salah satu barisan gunung tertinggi di Karibia.

Iklim di sana bercampur hawa dingin, curah hujan lumayan tinggi, tanah yang subur serta drainase yang sangat baik menciptakan iklim yang sempurna, menghasilkan kopi yang smooth yang populer bersama tastenya yang mild bersambung flavour yang sweet. Satu pon atau 500 gram Blue Mountain bisa didapatkan kira-kira $45-$50. Untuk saat ini 80% hasil tahunan negara tersebut dijual ke jepang.

KOPI DI AMERIKA SELATAN / AMERIKA TENGAH

Hampir tiap-tiap negara di benua Amerika Latin mengekspor kopi, Brasil (5,7 miliar pound), Kolombia (1,7 miliar), Honduras (767 juta), Meksiko (515 juta), dan Guatemala (449 juta) sepenuhnya berada di peringkat 10 negara teratas dalam hal mengolah kopi tahunan.

Berbeda dengan Panama, yang cuma menghasilkan 13 juta poun pertahun, muncul dalam dekade paling akhir ini menjadi “world’s hottest gourmet coffee markets” . Menurut Jeff Taylor, penghargaan atas keberhasilan tempat berikut dapat dikaitkan bersama dengan penemuan tahun 2004 yaitu varietas yang disebut-sebut bersama Geisha.

Hacienda La Esmeralda menemukan Geisha tumbuh di pertanian mereka,” Begitu kenangnya. “Mereka langsung memisahkannya dari sisa panen. Hasilnya terlampau unik, benar-benar khas floral, agar mereka memutuskannya untuk memasukkan kopi selanjutnya di dalam Best of Panama Coffee Competition. Sekarang kopi ini di jual seharga $60 per 500g Green Bean, artinya sehabis jadi roasted bean lebih dari $120 per 500g nya.

Karakteristik kopi Amerika Tengah yang terkenal adalah memiliki rich dan ketebalan seduhan khas Central American Coffees, banyak pecinta kopi menyukai kopi Kolombia.

Kopi Di Eropa

Jangan bertanya di mana tempat menanam kopi di Eropa, dikarenakan tidak ada satupun negara di Eropa dikenal menanam kopi. Tapi mengapa kita tampilkan? Anda mengerti bagaimana menyeduh kopi? Di Italia lah tempat kelahiran Espresso dan Capuccino, berawal dari kepentingan minum kopi menjadi sebuah proses membentuk seni. Menikmati kopi racikan barista di di dalam atau luar ruangan kafe sudah jadi segi klasik sebuah perjalanan Eropa dan kehidupan sehari-hari mereka.

Hak paten Kopi Espresso pertama dikeluarkan untuk Angelo Moriondo di tahun 1884. Tetapi Fransesco Illy seorang berkebangsaan Hungaria ini menciptakan mesin kopi otomatis pertama yang menukar tekanan udara bersama uap pada tahun 1935.

“penemuannya menjadikan kenikmatan espresso jadi mengasyikkan dan konsisten,” kata Master Barista Giorgio Milos, “Yang sementara itu tetap secara tak beraturan, sesudah itu muncul beragam inovasi yang lebih banyak di seluruh negeri. Semangat mendalam untuk tetap menyempurnakan kopi supaya memunculkan para barista profesional yang terampil. Harapannya mengarah terhadap kualitas dan budaya kopi yang muncul, menjadikan kopi sebagai bagian dari kehidupan tiap-tiap orang selama hari.”

Kopi Di Hawaii / Amerika utara

unsplash

Kopi ini hanya ditanam di distrik Kona tepatnya kepulauan Hawaii, di lereng Hualalai dan Mauna Kea. Kopi Kona mampu dibilang merupakan varietas kopi paling langka dan paling berharga di dunia.

Asal usul kopi Kona dapat ditelusuri kembali ke th. 1820-an, ketika stek pohon Brasil pertama kali ditanam di tanah yang kaya vulkanik di sana. Ketika dikombinasikan bersama dengan pagi yang benar-benar cerah dan hujan sore yang intens, hasilnya adalah minuman kopi yang punya rasa yang tidak seperti yang lain.

Salah satu tempat pertanian kopi di Brazen Hazen, ditanam di tempat teduh terhadap ketinggian sekitar 1900 kaki di atas permukaan laut, bersama banyak pohon naungan yang berusia lebih dari 100 tahun. Kata manajer pertanian kebun kopi Brian Axelrod mengenai harga produk lebih kurang $33 per pon.

“Kopi Kona membuahkan harga yang lebih tinggi terlebih gara-gara keunikan hasil cuppingnya,” ia menjelaskan, “dan juga gara-gara ketersediaannya yang terbatas. Kopi Kona dipilih segera pas pematangan sepanjang musim. Banyak operasi besar di negara lain memakai cara mekanis, sehingga kopi mereka termasuk lebih dari satu biji yang benar-benar matang dan sebagian biji yang belum matang.”

Nah, itu tadi MENEMUKAN

SEJARAH

KOPI YG PALING ENAK DI DUNIA

. Kalau dicermati, salah satu tipe kopi dalam daftar tidak mesti melancong jauh-jauh untuk mencicipinya. Yup, kopi luwak! Kopi asli kebanggaan dari Indonesia.
Namun, kalau diberi peluang mencicipi kopi-kopi tersebut, kalian menentukan yang mana?

Sumber :

Dari Berbagai Sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.